Wilayah merupakan suatu sistem yang memiliki komponen yang membentuk kesatuan yang tak lepas dari aspek interaksi. Komponen-komponen tersebut meliputi komponen fisik ekonomi penduduk sosial budaya teknologi dan politik. Wilayah juga mempelajari interaksi dan interdependensi yang berada di dalam ekosistem dan sosial sistem yang pada akhirnya membentuk kesatuan wilayah untuk pengembangan dan konservasi wilayah.
Karakteristik wilayah
1. Wilayah memiliki batas tertentu yang dapat digunakan untuk mengenali karakteristik yang sehingga dapat dibedakan dengan wilayah lain
2. Wilayah memiliki karakteristik tertentu yang mengindikasikan kesatuan internalnya
3. Karakteristik menunjukkan keseragaman yang dapat diamati dalam lingkup satuan daerah
4. Karakteristik wilayah dapat berupa fenomena alami seperti wilayah tanah geomorfologi maupun wilayah artifisial seperti wilayah industri budaya-budaya dan lain
5. Wilayah tidak ditentukan oleh luas atau tidaknya
6. Batas-batas wilayah dapat berubah karena sebab tertentu
7. Batas wilayah dapat berwujud fisik
Komponen pembentuk struktur ruang wilayah fungsional
a. Keterkaitan konektivitas dan gerakan
Keterkaitan ruang merupakan kunci dari struktur wilayah yang menghasilkan arus atau gerakan
Dasar struktur ruang wilayah antara lain
1. Keterkaitan fisik
2. Keterkaitan ekonomi dan produksi
3. Kertekaitan penduduk dan tenaga kerja
4. Keterkaitan teknologi
5. Keterkaitan sosial
6. Keterkaitan pelayanan sosial
7. Keterkaitan administrasi politik dan kelembagaan
b. Simpul atau node
Simpul terkait distribusi komoditas yang dimiliki oleh berbagai ruang di mana setiap ruang memiliki komoditas yang berbeda seperti wilayah pegunungan wilayah pesisir dan wilayah perkotaan memiliki komoditas yang berbeda.Wilayah pegunungan memiliki komoditas sayur-mayur, pesisir memiliki komoditas perikanan ,wilayah kota memiliki komoditi hasil industri. ketiga wilayah ini memiliki titik sentral sebagai simpul untuk saling berkaitan dalam pembunuhan kebutuhan hidup masyarakatnya.
c. Hirarki
Letak geografis suatu wilayah dapat mempengaruhi potensi struktur wilayah yang secara alami suatu wilayah menguntungkan karena potensinya mengakibatkan terus saatnya penduduk sehingga lawan to sistem permukiman yang kemudian berpengaruh terhadap perkembangan wilayah di sekitarnya sehingga secara alami untuk usaha tuhan melayani jenjang dari pusatnya dengan kata lain semakin ke pusat kegiatan ekonomi semakin kompleks semakin ke pusat harga barang dan tanah semakin tinggi dan bersaing.
d. Perkembangan permukaan
Komponen ini menyusun struktur wilayah secara bertahap berdasarkan perkembangannya dengan memperhatikan pertumbuhan wilayah
Fungsi wilayah
Wilayah memiliki beberapa fungsi antara lain fungsi pelayanan fungsi transfer hasil pembangunan dan fungsi ekonomi. Pada fungsi pelayanan kota diarahkan sebagai pusat pelayanan wilayah belakang pusat komunikasi antar wilayah pusat kegiatan industri dan jasa serta pusat permukiman pada fungsi transfer hasil pembangunan struktur ruang wilayah menggambarkan proses transfer hasil pembangunan dari pusat ke pinggiran atau dari pinggiran ke pusat adapun fungsi ekonomi dapat berbasis ekonomi wilayah seperti industri dan jasa perkotaan dan kegiatan pertanian dan pengelolaan sumber daya alam di wilayah perdesaan.
Perbedaan fungsi dan komponen wilayah tersebut tentunya membutuhkan suatu pengelompokan atau regional bisa si wilayah yang bertujuan untuk pengembangan dan pembangunan serta pelestarian lingkungan wilayah untuk melakukan pengelompokan harus diperhatikan karakteristik setiap wilayah ,perkembangan wilayah berdasarkan potensi yang ada, sinergi yang dihasilkan dari pengelompokan.
Penataan ataupun penyusunan tata ruang
Perbedaan fungsi dan variasi setiap wilayah tersebut memerlukan penataan agar fungsi wilayah dapat optimal tujuan penataan ruang untuk optimalisasi pemanfaatan ruang, menata dalam pemanfaatan,mensinkronkan antar ruang. Dalam penyusunan tata ruang harus diperhatikan faktor lokasi abstrak berupa lokasi astronomis, geografis, absolute bentuk ,ukuran, luas, jarak akses dan aglomerasi.
Lokasi abstrak memiliki dinamika yang berpengaruh terhadap dasar pengambilan keputusan dalam penataan ruang hal ini dikarenakan memiliki lokasi relatif yang memberikan pengaruh dalam komunikasi dan pertumbuhan ekonomi selain itu bentuk dan konfigurasi fisik wilayah cermin biaya untuk mempertahankan kekuasaan transportasi dan komunikasi sedangkan bentuk yang tidak teratur dan bersifat insuler mengakibatkan perbedaan dan pengelompokan.
Ukuran dan kompleksitas memiliki pengertian bawah semakin besar semakin kompleks semakin ideal untuk pembangunan wilayah tetapi apabila kelebihan dapat menimbulkan masalah. Cara dan akses berita sebagai dimensi semua spesial berkaitan dengan distribusi dan aglomerasi penduduk dalam upaya pemanfaatan potensi yang terdapat pada ruang wilayah seringkali terdapat dan pak positif maupun negatif dampak positif sering terlihat dari pertumbuhan wilayah diringi dengan peningkatan ekonomi adapun dampak negatifnya adalah konflik dan kerusakan lingkungan.
Pembangunan wilayah merupakan aplikasi dari rencana tata ruang wilayah yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan wilayah dan pemerataan kegiatan-kegiatan wilayah ninja tidak terjadi pemusatan yang berakibat pada kesenjangan dan bermanfaat dan ruang yang optimal. Pembangunan tentunya juga dikondisikan dengan kondisi sosial ekonomi daerah. Kunci dari pembangunan wilayah yaitu adanya potensi konektivitas manajemen tentang tata ruang di luar dari politik ketiga variabel ini apabila bersinergi maka menjadi dasar terhadap pembangunan wilayah.
Tujuan pembangunan wilayah
Pembangunan wilayah ditunjukkan untuk mengupayakan keserasian dan keseimbangan pembangunan antar daerah sesuai dengan potensi alam nya dan memanfaatkan potensi tersebut secara efisien tertib dan aman. Jenis pembangunan wilayah sangat bervariasi meliputi pembangunan semesta berencana ,pembangunan bertahap atau realita, pembangunan desentralisasi dan pembangunan berkelanjutan.
Satuan wilayah pembangunan
Jalan pembangunan wilayah dikenal adanya satuan wilayah pembangunan atau disingkat swp. Swp merupakan salah satu aplikasi strategi pembangunan struktur tata ruang. Memiliki pusat wilayah pembangunan sebagai penggerak pembangunan wilayah berdasarkan potensi dan kendala yang dimilikinya serta meningkatkan akses ke pusat satuan wilayah pembangunan dan antar pusat wilayah pembangunan.swp memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan wilayah di sekitarnya.swp ditetapkan dari tingkat nasional provinsi maupun kabupaten kota di indonesia. Dasar penetapan swp sebagai berikut
1.homogenitas region yaitu wilayah yang memiliki kesamaan kondisi permasalahan dan potensi ekonomi sosial maupun geografi.
2.functional /nodal region yaitu for wilayah pembangunan berdasarkan kedekatan geografis dan keterlibatan arab antara daerah-daerah yang bergabung dalam wilayah pembangunan yang bersangkutan.
3.planning region yaitu perwilayahan pembangunan berdasarkan kesatuan wilayah pemerintahan.
Strategi pembangunan wilayah
Pembangunan bila yang dilakukan di berbagai negara khususnya negara sedang berkembang menunjukkan keberhasilan ataupun kegagalan dengan mengacu pada pengalaman pengembangan wilayah baik di dalam negeri maupun luar negeri dlm pengembangan wilayah dilakukan memperoleh keberhasilan secara optimal terdapat beberapa strategi yang dijelaskan oleh riyadi antara lain sebagai berikut
a. Alokasi sumberdaya yang lebih seimbang
b. Peningkatan sumber daya manusia di daerah
c. Pengembangan kelembagaan dan aparat daerah
d. Pelayanan masyarakat yang efisien
Comments
Post a Comment
Ucapan terima kasihmu berharga untukku